Tips

Hindari Kesalahan saat Mengemudi Mobil Matic yang Bisa Menyebabkan Transmisi Cepat Rusak dan Bikin Celaka

×

Hindari Kesalahan saat Mengemudi Mobil Matic yang Bisa Menyebabkan Transmisi Cepat Rusak dan Bikin Celaka

Sebarkan artikel ini
transmisi otomatis

Mengemudi mobil matic memang lebih mudah. Namun, ada sejumlah hal yang perlu dihindari transmisi tetap awet dan mencegah kecelakaan yang tidak diinginkan.

Mobil matic memiliki sistem pengendaraan yang cenderung lebih mudah dibandingkan mobil manual. Pengemudi hanya perlu menginjak gas dan rem untuk berjalan atau berhenti. Kaki kiri juga bisa istirahat karena tidak perlu menginjak kopling. Namun, pemilik mobil matic tetap perlu memperhatikan beberapa hal agar transmisi tetap berfungsi baik dan mencegah kemungkinan kecelakaan.

Menurut buku panduan manual Innova, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggeser tuas transmisi pada mobil matic:

Baca Juga:  Perawatan dan Pengecekan Komponen Sepeda Motor Setelah Touring Jarak Jauh

 

  1. Jangan biarkan kendaraan bergerak mundur saat tuas transmisi dalam posisi pengendaraan atau bergerak maju saat tuas transmisi dalam posisi ‘R’. Melakukan hal ini dapat mengakibatkan mesin tidak berfungsi dengan baik atau melemahkan rem dan kemampuan pengendalian, yang berisiko menyebabkan kecelakaan atau kerusakan pada kendaraan.

 

  1. Pada kendaraan dengan transmisi otomatis, hindari menggeser tuas transmisi ke posisi ‘P’ saat kendaraan sedang berjalan. Tindakan ini dapat menyebabkan kerusakan pada transmisi dan menyebabkan hilangnya kendali atas kendaraan.
Baca Juga:  Tips Praktis: Cara Mudah Download Video Facebook Tanpa Menggunakan Aplikasi Tambahan

 

  1. Pada kendaraan dengan transmisi otomatis, berhati-hatilah saat mengganti gigi transmisi sambil menekan pedal gas. Menggeser tuas transmisi ke gigi selain P atau N dapat menyebabkan percepatan kendaraan yang tidak terduga dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

 

Tuas transmisi pada mobil matic memiliki fungsi-fungsi tertentu. Posisi ‘P’ digunakan untuk memarkir kendaraan atau menghidupkan mesin. Sedangkan posisi ‘R’ digunakan saat mundur. Kemudian ada posisi ‘N’ (netral) di mana daya tidak diteruskan ke roda.