Informasi

Rekrutmen BPJS Kesehatan 2026 Dibuka! Daftar Sebelum 28 Februari

×

Rekrutmen BPJS Kesehatan 2026 Dibuka! Daftar Sebelum 28 Februari

Sebarkan artikel ini
rekrutmen bpjs kesehatan
Ilustrasi.

Kabar segar bagi para talenta teknologi informasi. Rekrutmen BPJS Kesehatan 2026 resmi dibuka dan menjadi peluang emas bagi lulusan S1 di bidang IT yang ingin berkarier di institusi strategis nasional.

Melalui rekrutmen kali ini, BPJS Kesehatan membuka posisi PATT Staff Jaringan dan Keamanan TI dengan skema kontrak dan sistem kerja full time. Penempatan dilakukan di Kantor Pusat, sehingga kandidat yang lolos seleksi harus siap bekerja di lokasi tersebut.

Bagi Anda yang memiliki minat di bidang network dan security system, kesempatan ini patut dipertimbangkan serius.

 

Fokus pada Transformasi Digital dan Keamanan Sistem

Sebagai penyelenggara jaminan kesehatan nasional, BPJS Kesehatan terus melakukan transformasi digital. Penguatan infrastruktur teknologi informasi menjadi prioritas, terutama dalam menjaga keamanan data jutaan peserta.

Baca Juga:  25 Agustus Memperingati Hari Apa? Inilah Daftarnya!

Di tengah meningkatnya ancaman siber, kebutuhan tenaga ahli jaringan dan keamanan sistem semakin mendesak. Sistem harus tetap stabil, aman, dan bisa diakses tanpa gangguan selama 24 jam.

Karena itu, rekrutmen BPJS Kesehatan tahun ini menitikberatkan pada kandidat yang benar-benar memiliki kompetensi teknis mumpuni di bidang security network.

 

Kualifikasi Pendidikan dan Kompetensi

Dalam pengumuman rekrutmen BPJS Kesehatan 2026, pelamar minimal harus lulusan S1 dari jurusan:

  • Sistem Informasi
  • Teknik Informatika
  • Teknik Komputer
  • Atau bidang lain yang relevan
Baca Juga:  18 Oktober Memperingati Hari Apa? Yuk, Simak Daftar Peringatannya!

Perguruan tinggi asal pelamar juga wajib memiliki akreditasi minimal B. Ketentuan ini menunjukkan bahwa BPJS Kesehatan ingin menjaga standar kualitas sumber daya manusia yang bergabung.

Selain latar belakang akademik, kandidat juga harus memahami secara mendalam konsep keamanan jaringan. Beberapa kemampuan yang dibutuhkan antara lain:

  • Pengelolaan dan konfigurasi firewall
  • Sistem deteksi dan pencegahan intrusi
  • Pengamanan server
  • Monitoring jaringan secara berkala
  • Troubleshooting gangguan sistem

Jadi, bukan sekadar paham teori, tetapi juga siap praktik di lapangan.