Otomotif

Fungsi dan Mekanisme Kerja Piston Pada Mesin Motor Yang Harus Dipahami

×

Fungsi dan Mekanisme Kerja Piston Pada Mesin Motor Yang Harus Dipahami

Sebarkan artikel ini
piston motor

Mesin motor merupakan suatu sistem kompleks yang terdir dari berbagai komponen, satunya adalah piston. Piston motor memegang peranan penting dalam proses pembakaran pada mesin kendaraan. Tanpa adanya piston, mesin motor tidak dapat berfungsi dengan baik. Untuk lebih memahami tentang fungsi, komponen, dan cara kerja piston motor, simak penjelasan lengkap di bawah ini.

 

Pentingnya Peran Piston Motor

Fungsi utama piston adalah untuk menekan campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke dalam silinder. Hal ini memungkinkan piston untuk menerima energi dari ledakan pembakaran yang dihasilkan oleh busi.

Selain itu, piston juga memiliki peran dalam mengubah volume dalam silinder. Ketika terjadi pembakaran di dalam silinder, piston akan menerima tekanan hasil dari pembakaran yang kemudian ditransformasikan menjadi gaya untuk menggerakkan komponen lain dalam mesin.

Baca Juga:  Awal Tahun 2022, Yamaha Luncurkan Vixion Dengan Warna Baru

Karena fungsinya yang penting, piston motor dibuat dari bahan yang tahan terhadap suhu tinggi dalam waktu lama. Biasanya, piston terbuat dari paduan aluminium yang ringan, kuat, memiliki konduktivitas panas yang baik, serta tahan aus akibat gesekan yang terjadi dalam silinder.

 

Komponen yang Terdapat pada Piston Motor

Piston motor terdiri dari beberapa komponen yang memiliki peran masing-masing. Berikut adalah komponen-komponen utama piston dan penjelasannya:

  1. Piston Clearance

Selama proses pembakaran, piston akan bergerak dengan cepat dan suhunya akan meningkat. Hal ini menyebabkan adanya ekspansi pada diameter piston. Oleh karena itu, terdapat celah antara piston dan dinding silinder yang disebut sebagai piston clearance.

Baca Juga:  Batas Tolerasi Ganti Oli Motor Supaya Mesin Lebih Aman dan Awet

Ukuran piston clearance dapat bervariasi untuk setiap jenis mesin, namun biasanya berkisar antara 0,02 hingga 0,12 mm. Bentuk piston dibuat dengan diameter lebih besar di bagian bawah daripada di bagian atasnya, sehingga celah di bagian atas piston lebih besar dibandingkan dengan celah di bagian bawah.

  1. Ring Piston

Fungsi dari ring piston adalah mencegah kebocoran campuran bahan bakar dan udara, serta mencegah kebocoran gas hasil pembakaran melalui celah piston.