Tips

Bahaya Tidur di Mobil dengan AC Menyala: Fakta dan Cara Menghindarinya

×

Bahaya Tidur di Mobil dengan AC Menyala: Fakta dan Cara Menghindarinya

Sebarkan artikel ini
ac mobil

Tidur dengan AC mobil menyala dapat menimbulkan risiko membahayakan kesehatan. Banyak kejadian tragis yang terjadi ketika penumpang mobil tidur dengan kondisi AC dan mesin menyala, dikaitkan dengan keracunan dari gas karbon monoksida (CO) yang masuk ke dalam kabin mobil. Oleh karena itu, penting untuk memahami lebih lanjut mengenai bahaya ini dan cara menghindarinya.

Auto2000, dealer resmi mobil Toyota di Indonesia, memberikan penjelasan yang benar mengenai hal ini. Kerusakan yang menyebabkan korban tewas adalah akibat keracunan gas CO yang berasal dari sisa pembakaran di knalpot. Gas berbahaya ini dapat menggantikan oksigen dalam darah dan merampas suplai oksigen ke jantung, otak, serta organ vital lainnya. Yang memperburuk, gas CO ini tidak berbau, sehingga sulit untuk dideteksi.

Bahaya gas CO sangat tinggi ketika gas tersebut masuk ke dalam kabin dan berkumpul di dalamnya. Gejala keracunan gas CO seringkali sulit disadari, termasuk gejala seperti kelelahan, kantuk, sakit kepala, mual, muntah, nyeri dada, dan bahkan halusinasi. Jika kadar gas CO dalam mobil terlalu tinggi, dapat menyebabkan hilang kesadaran dan akhirnya berujung pada kejadian yang fatal.

Baca Juga:  Tips Memilih Suzuki Katana Bekas yang Berkualitas untuk Kebutuhan Sehari-hari Anda

Sulit untuk mencari pertolongan ketika mengalami keracunan gas CO dalam mobil, karena korban seringkali merasa lemas dan tidak memiliki kekuatan atau kesadaran untuk membuka pintu mobil. Oleh sebab itu, banyak kasus keracunan gas CO yang berakhir tragis karena penumpang tidur di dalam mobil ber-AC, tanpa menyadari risiko yang ada.

Baca Juga:  Mengatasi AC Mobil yang Kurang Dingin: Penyebab dan Solusinya

Penyebab utama keberadaan gas CO beracun di dalam kabin mobil adalah akibat kebocoran di sistem knalpot mobil. Desain standar knalpot sebenarnya dirancang agar gas buang tidak keluar di bawah dek mobil dan masuk ke dalam kabin. Namun, dalam kondisi-kondisi tertentu, seperti karat atau kerusakan lainnya, knalpot dapat bocor dan menyebabkan gas buang masuk ke dalam kabin mobil melalui celah yang sangat kecil.