Otomotif

Mengenal TPS Motor: Fungsi, Pengertian, dan Gejala Kerusakannya

×

Mengenal TPS Motor: Fungsi, Pengertian, dan Gejala Kerusakannya

Sebarkan artikel ini
sensor tps motor

Sensor TPS (Throttle Position Sensor) merupakan sebuah komponen penting pada sepeda motor yang memiliki peran krusial dalam meningkatkan kenyamanan berkendara. Pada artikel ini, kita akan mengenal lebih jauh tentang sensor TPS pada motor, termasuk pengertian, fungsi, dan gejala kerusakannya.

 

Pengertian Sensor TPS

Sensor TPS adalah salah satu komponen dari throttle body yang terletak di antara intake manifold dan filter udara dalam sistem bahan bakar injeksi pada sepeda motor. Fungsinya adalah untuk mendeteksi bukaan throttle valve melalui potensiometer sehingga dapat memberikan sinyal yang berguna dalam mengatur suplai bahan bakar ke dalam ruang bakar.

Baca Juga:  Yamaha Lexi LX 155: Kemewahan Skutik Premium dengan Mesin Lebih Canggih

 

Fungsi Sensor TPS

Berikut beberapa fungsi penting dari sensor TPS pada sepeda motor:

  1. Pengirim Sinyal Pergeseran Katup

Sensor TPS mengirimkan sinyal tentang pergeseran katup gas, yang penting untuk menjaga suplai bahan bakar berjalan teratur dan seimbang. Informasi ini kemudian diproses oleh Electronic Control Unit (ECU) untuk mengatur injeksi bahan bakar ke dalam ruang bakar.

 

  1. Menginformasikan Kondisi Kendaraan

Sensor TPS memberikan informasi mengenai kondisi kendaraan, khususnya dalam hal akselerasi. Posisi katup gas yang berbeda menandakan perbedaan akselerasi dan putaran mesin, yang berpengaruh pada performa kendaraan.

 

  1. Mengoreksi Perbandingan Udara dan Bahan Bakar
Baca Juga:  Yamaha rilis Pilihan Warna Baru yang Menarik untuk Fazzio dan Filano

Sensor TPS juga membantu dalam mengoreksi perbandingan campuran udara dan bahan bakar. Hal ini penting agar mesin dapat bekerja dengan efisien dan menghasilkan tenaga yang optimal tergantung pada bukaan throttle valve.

 

  1. Kontrol Fuel Cut dan Switch AC

Sensor TPS juga memiliki peran dalam mengontrol fuel cut dan switch AC pada kendaraan. Ketika katup gas terbuka penuh, injektor akan menyala lebih lama, sedangkan saat katup gas hanya terbuka sedikit, injektor akan menyala sebentar. Sensor ini juga dapat mematikan switch AC untuk memastikan kinerja mesin tetap optimal.