Otomotif

Membedakan Oli Asli dan Palsu dengan Mudah: Hindari Penipuan

×

Membedakan Oli Asli dan Palsu dengan Mudah: Hindari Penipuan

Sebarkan artikel ini
membedakan oli palsu dan asli

WidodoLesta.com – Penjualan oli palsu masih merupakan masalah serius yang marak terjadi di berbagai tempat. Hal ini dapat sangat merugikan bagi pengendara yang ingin mengganti oli mesin dengan aman dan berkualitas.

Harga yang lebih murah seringkali menjadi daya tarik tersendiri bagi beberapa masyarakat yang akhirnya terjebak dengan memilih oli palsu.

Namun, penggunaan oli palsu dapat memberikan efek buruk seperti kerusakan mesin karena oli tersebut bisa saja bekas pakai dari kendaraan lain. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui cara membedakan antara oli asli dan palsu agar kita dapat menghindari penipuan tersebut.

Berikut adalah 5 cara mudah dalam membedakan oli asli dan palsu:

  1. Periksa Nomor Produksi pada Kemasan Oli:

Cara pertama yang dapat dilakukan adalah dengan memeriksa nomor produksi yang tertera pada kemasan botol oli tersebut. Perhatikan apakah nomor produksi pada tutup dan botol sama. Jika iya, maka kemungkinan besar oli tersebut merupakan oli asli. Namun, jika terdapat perbedaan, maka bisa dipastikan bahwa oli tersebut palsu.

  1. Cek Segel pada Kemasan Oli:
Baca Juga:  Kawasaki W175 Cafe, Motor Jadul yang Tetap Modern

Untuk memastikan lebih lanjut, periksa apakah segel pada kemasan oli masih tersegel dengan baik atau bahkan apakah ada segel sama sekali. Hal ini penting karena segel pada kemasan oli hanya dapat dibuat menggunakan mesin di pabrik, sehingga tidak dapat dengan mudah ditiru oleh oknum yang membuat oli palsu.

  1. Perhatikan Label dan Hologram pada Kemasan Oli:

Langkah berikutnya adalah melihat label dan hologram yang tertempel pada kemasan botol oli. Oli asli biasanya memiliki cetakan label yang berkualitas baik, sehingga saat disentuh, cetakan label akan terasa sedikit timbul. Berbeda dengan oli palsu yang biasanya memiliki cetakan label yang berkualitas rendah dan terlihat kusam. Selain itu, pastikan juga untuk memeriksa keaslian hologram yang terdapat pada kemasan oli. Biasanya, oknum yang menjual oli palsu tidak menyertakan hologram atau hologram yang terlihat palsu.

  1. Bau yang Aneh:
Baca Juga:  Panduan Lengkap Mengenai Plat Kendaraan di Jakarta

Tanda utama dari oli palsu adalah bau yang aneh. Meskipun oli asli tidak memiliki aroma yang wangi seperti parfum, setidaknya aromanya masih wajar dan tidak menyengat hidung. Namun, oli palsu cenderung menyebarkan bau yang aneh dan tidak sedap. Hal ini biasanya karena oli palsu telah dicampur dengan bahan-bahan lain atau menggunakan oli bekas dari kendaraan lain yang baru saja diganti.

  1. Warna Oli:

Cara terakhir untuk membedakan oli asli dan palsu adalah dengan memperhatikan warna oli. Oli asli memiliki warna kuning cerah seperti minyak goreng baru dan umumnya agak kental. Sebaliknya, oli palsu cenderung memiliki warna lebih cokelat atau hitam karena merupakan bekas pakai. Selain itu, oli palsu biasanya terlihat lebih encer.