Kesehatan

Rahasia Panjang Umur Warga Blue Zones: Hindari 4 Makanan Ini untuk Menjaga Kesehatan

×

Rahasia Panjang Umur Warga Blue Zones: Hindari 4 Makanan Ini untuk Menjaga Kesehatan

Sebarkan artikel ini
makanan manis

WidodoLesta.com – Dan Buettner, penulis dan anggota National Geographic, telah mempelajari masyarakat yang hidup panjang di seluruh dunia. Ia menciptakan konsep “Blue Zones” untuk menggambarkan lima lokasi di dunia dengan jumlah penduduk lanjut usia yang tinggi, seperti Okinawa, Sardinia, Nicoya, Ikaria, dan Loma Linda.

Melalui unggahan di akun Instagramnya, Dan membagikan empat jenis makanan yang sebaiknya dihindari jika kita ingin menjalani kehidupan yang sehat dan panjang seperti para penduduk di Blue Zones. Apa saja makanannya?

  1. Minuman manis

Meskipun bukan makanan secara teknis, minuman manis harus menjadi prioritas utama dalam daftar makanan yang perlu dihindari. Minuman dengan kandungan gula tinggi ini menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Ahli gizi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, Dr. Frank Hu, mengungkapkan bahwa gula dalam jumlah tinggi bisa menyebabkan peningkatan risiko penyakit serius seperti obesitas, diabetes, hipertensi, serangan jantung, dan stroke. Oleh karena itu, pelajaran dari masyarakat Blue Zones adalah pentingnya mengonsumsi gula dalam jumlah yang terkontrol dan hanya dalam kesempatan tertentu, bukan karena kebiasaan harian.

  1. Daging olahan
Baca Juga:  Rahasia Kecantikan: Manfaat Luar Biasa Cuka Apel untuk Kulit Wajah

Daging olahan seperti asap, diasinkan, diawetkan, atau dikalengkan termasuk dalam kategori makanan yang harus dihindari. Dalam beberapa penelitian, diketahui bahwa daging olahan berkaitan dengan peningkatan risiko kanker usus. Bahkan, menurut penelitian dari University of Bergen, Norwegia, menghindari konsumsi bacon dan minuman bersoda bisa meningkatkan harapan hidup seseorang hingga 10 tahun.

  1. Makanan manis dalam kemasan
Baca Juga:  10 Alasan Mengapa Anda Harus Memanfaatkan Daun Kelor untuk Menjaga Kesehatan

Makanan manis dalam kemasan juga sebaiknya dihindari. Jenis makanan ini sering mengandung banyak tambahan bahan aditif, lemak, dan gula, karena melalui proses pengolahan tinggi. Penelitian telah mengaitkan konsumsi makanan ultra-proses dengan peningkatan risiko penyakit seperti obesitas, serangan jantung, stroke, kanker, diabetes tipe 2, dan demensia.