Kalau mendengar kata puasa, kebanyakan orang langsung membayangkan menahan lapar dan haus. Padahal, manfaat puasa untuk kesehatan jauh lebih luas dari itu. Bukan cuma berdampak pada fisik, puasa juga punya efek positif bagi kondisi mental dan emosional.
Dalam dunia medis modern, puasa tidak hanya dipandang sebagai ibadah atau ritual spiritual. Dari sisi psikologi dan psikiatri, puasa bisa dilihat sebagai latihan regulasi diri. Artinya, seseorang belajar mengelola dorongan, emosi, dan respons terhadap tekanan hidup.
Saat tubuh berhenti sejenak dari rutinitas makan normal, ternyata pikiran juga mendapat ruang untuk bernapas.
1. Membantu Regulasi Emosi
Salah satu manfaat puasa untuk kesehatan mental adalah membantu mengatur emosi. Ketika berpuasa, kita dihadapkan pada rasa tidak nyaman seperti lapar, lelah, atau keinginan tertentu. Namun, kita tidak bisa langsung bereaksi.
Di sinilah latihan itu terjadi.
Saat seseorang mampu menahan dorongan, bagian otak yang berperan dalam pengendalian diri bekerja lebih aktif. Hasilnya, kita jadi lebih sabar, tidak mudah meledak, dan lebih sadar sebelum bertindak.
Contoh sederhana yang bisa dilakukan:
- Menarik napas perlahan saat emosi mulai naik.
- Tidak langsung membalas pesan saat sedang kesal.
- Memberi jeda sebelum merespons konflik.
Puasa melatih kita untuk merespons, bukan sekadar bereaksi.
2. Menguatkan Makna Hidup dan Harapan
Puasa biasanya dibarengi aktivitas spiritual seperti doa, membaca kitab suci, atau refleksi diri. Dalam psikologi, ini disebut spiritual coping, yaitu cara menghadapi tekanan hidup lewat nilai dan keyakinan.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin melakukan refleksi spiritual cenderung memiliki rasa makna hidup yang lebih kuat. Mereka juga lebih mampu menerima situasi sulit dengan tenang.
Beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dicoba:
- Menuliskan tiga hal yang disyukuri setiap malam.
- Meluangkan waktu 10 menit untuk merenung tanpa gangguan gawai.
- Membaca bacaan yang memberi ketenangan batin.
Dalam suasana hening, kita jadi lebih peka pada hal-hal yang benar-benar penting.












