Beberapa riwayat juga menyebutkan tanda-tanda yang sering dikaitkan dengan datangnya Malam Lailatul Qadar. Misalnya suasana malam yang terasa sangat tenang, udara yang sejuk, dan matahari yang terbit di pagi hari dengan cahaya yang lembut.
Namun para ulama mengingatkan bahwa tanda-tanda tersebut bukanlah hal utama yang perlu dicari. Yang jauh lebih penting adalah memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah sepanjang Ramadhan.
Salah satu doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca ketika berharap mendapatkan Malam Lailatul Qadar adalah doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada Aisyah RA:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.
Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Selain memperbanyak doa, umat Islam juga dianjurkan melakukan berbagai amalan seperti itikaf di masjid, shalat malam, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak sedekah.
Bagi setiap muslim, Malam Lailatul Qadar adalah kesempatan besar untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu. Malam ini juga menjadi momen terbaik untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan memanfaatkan 10 malam terakhir Ramadhan secara maksimal, diharapkan setiap umat Islam dapat meraih keberkahan dari malam yang penuh kemuliaan tersebut.











