Informasi

7 Oktober Memperingati Hari Apa? Berikut Daftarnya!

×

7 Oktober Memperingati Hari Apa? Berikut Daftarnya!

Sebarkan artikel ini
7 oktober memperingati hari apa

Tanggal 7 Oktober bukan sekadar angka di kalender. Banyak yang nggak tahu, tapi tanggal ini ternyata punya banyak makna penting di dunia, mulai dari peringatan tentang bahan alami yang menopang ekonomi global, kampanye komunikasi damai, sampai momen religius yang berakar ratusan tahun lalu.

Kalau kamu sempat bertanya-tanya, “7 Oktober memperingati hari apa sih?” — yuk, simak daftar lengkapnya di bawah ini. Siapa tahu salah satunya bisa jadi inspirasi buat refleksi kecil di tengah kesibukanmu.

 

1. Hari Kapas Sedunia: Serat Alam yang Menopang Ekonomi Dunia

Setiap 7 Oktober, dunia merayakan Hari Kapas Sedunia (World Cotton Day). Hari ini diperingati sebagai bentuk penghargaan terhadap peran kapas dalam perekonomian global, terutama di negara-negara penghasil seperti Benin, Burkina Faso, Chad, Pantai Gading, dan Mali.

Baca Juga:  23 November Memperingati Hari Apa? Ini 6 Perayaan Menarik dari Berbagai Negara

Kapas bukan cuma soal pakaian yang kita pakai setiap hari, tapi juga sumber penghidupan bagi jutaan petani dan pekerja tekstil di seluruh dunia. Lewat resolusi PBB A/RES/75/318, kapas diakui sebagai serat alami yang tidak hanya menopang industri, tapi juga mendukung perdagangan berkelanjutan.

Bayangkan, dari satu tanaman kecil bisa lahir peluang besar — mulai dari pertanian, industri tekstil, sampai inovasi ramah lingkungan. Jadi kalau kamu lagi pakai kaus favorit hari ini, mungkin itu juga cara kecil buat ikut merayakan kontribusi kapas terhadap dunia.

Baca Juga:  19 September Memperingati Hari Apa? Yuk Kenali Momen Pentingnya

 

2. Hari Komunikasi Damai Internasional: Mengubah Dunia Lewat Kata

Masih di tanggal yang sama, 7 Oktober juga dikenal sebagai Hari Komunikasi Damai Internasional (International Day of Peaceful Communication). Hari ini digagas oleh Ruben M. Wes dengan tujuan sederhana tapi kuat: mendorong manusia berkomunikasi tanpa kekerasan.

Di era media sosial yang sering penuh debat panas dan komentar tajam, peringatan ini terasa relevan banget. Konsep komunikasi damai mengajak kita untuk berbicara dari hati, mendengarkan dengan empati, dan menghindari kata-kata yang menyulut konflik.

Bayangkan kalau semua orang menerapkan komunikasi damai — mungkin dunia akan lebih tenang dan penuh pengertian.