Otomotif

Tips Ampuh Mencegah Mobil Overheat yang Belum Banyak Diketahui

×

Tips Ampuh Mencegah Mobil Overheat yang Belum Banyak Diketahui

Sebarkan artikel ini
mencegah mobil overheat

WidodoLesta.com – Mobil yang mengalami overheat dan mogok saat terjebak di kemacetan parah bisa menjadi permasalahan yang mengkhawatirkan. Overheat adalah kondisi ketika suhu mesin melebihi batas normal yang seharusnya. Adapun beberapa penyebab overheat antara lain sirkulasi air radiator yang terganggu karena karat, masalah pada tutup radiator, atau performa motor kipas pendingin yang menurun. Untuk menjaga kondisi mobil tetap prima dan mencegah overheat, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan.

Tips Mencegah Mobil Overheat yang Belum Banyak Diketahui

Terutama bagi mereka yang belum familiar dengan tips mencegah mobil overheat, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan, mengacu pada informasi dari Wuling, Suzuki, dan Auto2000:

  1. Periksa Selang dan Tutup Radiator

Pastikan Anda secara rutin memeriksa kondisi selang dan tutup radiator mobil. Jika selang radiator terlihat mengeras atau tidak lentur saat ditekan, sebaiknya segera diganti. Periksa juga karet pada tutup radiator. Jika kondisinya mengeras, maka akan mengakibatkan air pendingin mesin keluar dari radiator tanpa melalui tabung resevoir.

  1. Periksa Upper dan Lower Tank
Baca Juga:  Mobil Tidak Bisa Distarter dan Berbunyi Tek-tek: Penyebab dan Solusinya yang Perlu Kamu Ketahui

Periksa kondisi upper tank dan lower tank, terutama yang terbuat dari plastik. Keduanya berlokasi dekat dengan mesin yang panas, sehingga keretakan atau kebocoran pada upper tank bisa terjadi akibat panasnya mesin dan suhu yang tinggi.

  1. Pastikan Kipas Pendingin Berfungsi dengan Baik

Kipas radiator berperan penting dalam mendinginkan radiator. Penting untuk memastikan bahwa kipas berjalan dengan baik agar proses pendinginan maksimal. Jika kipas tidak berfungsi secara optimal, maka risiko terjadinya overheat pada mesin akan semakin tinggi. Jika Anda mencurigai ada masalah dengan kipas, segera minta bantuan mekanik untuk melakukan pemeriksaan.

  1. Kontrol Suhu Radiator

Saat mesin tetap menyala dalam kondisi diam, suhu air radiator dapat menjadi sangat tinggi dan berpotensi menguap. Apalagi jika AC juga digunakan saat itu, risiko overheat akan semakin meningkat. Untuk itu, pastikan Anda mengontrol suhu air radiator dalam batas normal. Sebaiknya gunakan air khusus radiator. Selain itu, perhatikan pula sirkulasi air radiator agar berjalan lancar. Saat memeriksa radiator, pastikan mesin kendaraan dalam keadaan dingin. Hindari membuka tutup radiator saat mesin masih panas, karena air radiator dapat menyembur keluar dengan kuat.

  1. Periksa Level Oli
Baca Juga:  Pentingnya Mengetahui Perbedaan Busi Asli dan Palsu NGK

Cek secara teratur tingkat minyak dalam mesin mobil. Oli berperan dalam melumasi dan mendinginkan mesin yang bekerja. Pastikan kondisi oli sesuai dengan rekomendasi produsen mobil. Anda dapat menggunakan stik oli untuk mengukur tingkat oli yang tepat.

  1. Periksa Kondisi V-Belt

Perhatikan kondisi V-belt yang menggerakkan pompa air pada mobil. Jika sudah terlihat retak atau rusak, sebaiknya ganti segera untuk mencegah potensi kerusakan lebih lanjut.

  1. Gunakan Radiator Coolant

Selalu gunakan radiator coolant pada air radiator. Menggunakan air biasa tanpa radiator coolant dapat menyebabkan terbentuknya kerak pada logam dan menghambat aliran air di dalam saluran radiator yang berujung pada overheat.

  1. Periksa Kondisi Sistem Pendingin AC

Pastikan filter kabin dalam kondisi baik agar evaporator tidak mudah kotor, yang bisa mempengaruhi kinerja pendinginan udara dalam kabin. Bersihkan juga kondensor di depan mesin dari kotoran yang dapat menghambat pelepasan panas freon. Untuk perawatan AC lebih lanjut, disarankan untuk menghubungi bengkel resmi.