Namun sama seperti DOT 3, cairan ini juga bersifat higroskopis atau mudah menyerap air. Artinya, penggantian secara berkala tetap diperlukan agar performa rem tetap maksimal.
3. DOT 5, Dirancang untuk Performa Tinggi
Jenis berikutnya adalah DOT 5, yang biasanya digunakan pada kendaraan dengan kebutuhan performa tinggi, termasuk motor balap.
Minyak rem ini berbeda dari dua jenis sebelumnya karena berbahan dasar silikon. Berkat komposisi tersebut, DOT 5 memiliki titik didih yang jauh lebih tinggi, yaitu sekitar 260 derajat Celsius.
Kelebihan lainnya adalah sifatnya yang tidak mudah menyerap air, sehingga lebih stabil dalam kondisi ekstrem. Namun ada satu hal penting yang harus diperhatikan: DOT 5 tidak bisa dicampur dengan DOT 3 atau DOT 4 karena bahan dasarnya berbeda.
Selain itu, penggunaan DOT 5 pada motor harian biasanya tidak direkomendasikan kecuali sistem pengereman sudah dimodifikasi untuk kebutuhan performa tinggi.
Jangan Asal Pilih Minyak Rem
Memahami perbedaan kode DOT pada minyak rem sangat penting sebelum mengganti cairan rem pada motor. Setiap jenis memiliki karakteristik yang disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan dan gaya berkendara.
Untuk penggunaan sehari-hari, DOT 3 atau DOT 4 biasanya sudah lebih dari cukup. Sementara DOT 5 lebih cocok untuk motor dengan kebutuhan performa ekstrem.
Yang paling penting, selalu gunakan minyak rem sesuai rekomendasi pabrikan motor. Dengan begitu, sistem pengereman tetap optimal dan keselamatan berkendara pun lebih terjaga.












