Tips

Perawatan dan Pengecekan Komponen Sepeda Motor Setelah Touring Jarak Jauh

×

Perawatan dan Pengecekan Komponen Sepeda Motor Setelah Touring Jarak Jauh

Sebarkan artikel ini
perawatan sepeda motor

Jika baru saja melakukan perjalanan touring jarak jauh menggunakan motor, penting untuk memastikan kondisi motor Anda setelahnya. Motor yang telah menempuh perjalanan panjang mungkin tidak lagi berada dalam kondisi optimal. Oleh karena itu, para pemilik kendaraan disarankan untuk melakukan pengecekan guna memastikan performa motor kembali prima.

Berikut adalah tips perawatan dan pengecekan sepeda motor yang disarankan setelah menjalani touring jarak jauh:

  1. Membersihkan Motor:

Setelah perjalanan jarak jauh, langkah pertama yang harus diambil adalah membersihkan motor dari kotoran seperti debu, tanah, dan minyak yang menempel. Kotoran tersebut dapat menghambat kinerja komponen kendaraan atau bahkan menyebabkan kerusakan seperti karat.

  1. Cek Oli Mesin:

Periksa volume, kekentalan, dan warna oli mesin setelah perjalanan jarak jauh. Oli mesin yang masih baik memiliki tekstur cairan yang kental dan bening, serta volume yang sesuai dengan standar pabrikan. Idealnya, oli perlu diganti setiap 3.000 kilometer atau 3 bulan.

  1. Cek Aki/Battery:
Baca Juga:  Tips Menghadapi Kehidupan Penuh Kebahagiaan Meski Ada yang Iri dengan Kita

Pastikan kondisi aki tidak lemah atau rusak agar fungsi sistem kelistrikan terjaga dengan baik. Periksa permukaan bodi aki dan pastikan tidak ada pembengkakan yang menandakan kerusakan. Gunakan voltmeter untuk memantau voltase aki motor, yang seharusnya berada pada kisaran 12,4 volt.

  1. Cek Filter Udara:

Setelah perjalanan jauh, periksalah filter udara untuk memastikan tidak ada kotoran yang menyumbatnya. Filter udara yang kotor dapat membuat motor terasa berat saat ditarik dan mengurangi efisiensi konsumsi bahan bakar. Buka box filter udara dengan obeng untuk memeriksa kondisi dan bersihkan jika perlu. Ganti filter udara setiap 12.000 hingga 15.000 kilometer atau 12 hingga 15 bulan pemakaian.

  1. Cek Kampas Rem:
Baca Juga:  Hindari Risiko! Dampak Buruk Penggunaan Aki Bekas pada Komponen Kelistrikan Motor Anda

Pemeriksaan kampas rem penting setelah liburan Nataru karena seringnya melakukan pengereman di kondisi lalu lintas padat. Indikasi kampas rem yang aus adalah suara berdecit saat mengerem, tuas rem yang dalam, dan volume minyak rem yang berkurang.

  1. Cek Kinerja Suspensi:

Perjalanan jauh dapat mempengaruhi kinerja suspensi motor. Periksalah kondisi suspensi dengan melihat tampilan selongsong tabung suspensi. Jika terlihat bekas lecet dan berminyak yang disertai debu menempel, ada indikasi kebocoran oli suspensi. Segera bawa motor ke bengkel resmi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

  1. Cek Kondisi Ban:

Jangan lupakan pentingnya memeriksa kondisi fisik ban setelah touring jarak jauh. Periksalah apakah ada sobekan, lubang, atau tanda keausan yang signifikan pada tapak ban. Gunakan juga Tread Wheel Indicator (TWI), yang berbentuk tanda panah, untuk mengecek tingkat keausan ban.