Informasi

Keutamaan Shalat Tarawih dalam Kitab Durratun Nasihin, Dari Malam Pertama hingga Malam ke-30

×

Keutamaan Shalat Tarawih dalam Kitab Durratun Nasihin, Dari Malam Pertama hingga Malam ke-30

Sebarkan artikel ini
sholat tarawih
Ilustrasi.

 

Malam Kelima: Pahala Shalat di Tiga Masjid Mulia

Malam kelima disebut memiliki pahala seperti shalat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsha. Tiga tempat yang sangat istimewa dalam Islam.

 

Malam Keenam: Didoakan Seluruh Makhluk

Di malam keenam, pahalanya seperti malaikat yang tawaf di Baitul Makmur. Bahkan disebutkan setiap batu dan tanah memohonkan ampun untuk orang yang Tarawih.

 

Malam Ketujuh: Pertolongan Seperti Zaman Nabi Musa

Keutamaan malam ketujuh diibaratkan seperti bertemu Nabi Musa dan menolongnya dari Fir’aun dan Haman. Maknanya, ada nilai perjuangan dan keberpihakan pada kebenaran.

 

Malam Kedelapan: Anugerah Seperti Nabi Ibrahim

Pada malam kedelapan, Allah memberi anugerah sebagaimana yang diberikan kepada Nabi Ibrahim. Sebuah gambaran tentang kemuliaan dan kedekatan dengan Allah.

Baca Juga:  17 September Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Lengkapnya!

 

Malam Kesembilan: Ibadah Seperti Para Nabi

Malam kesembilan disebutkan pahalanya seperti ibadah para nabi. Ini mengingatkan bahwa konsistensi dalam ibadah membawa derajat yang tinggi.

 

Malam Kesepuluh: Kebaikan Dunia dan Akhirat

Pada malam ke-10, Allah menjanjikan kebaikan di dunia dan akhirat. Sebuah keseimbangan yang selalu diharapkan setiap muslim.

 

Malam Kesebelas: Wafat dalam Keadaan Bersih

Disebutkan bahwa orang yang mengerjakan Tarawih pada malam ke-11 akan meninggal dalam keadaan bersih seperti bayi yang baru lahir.

 

Malam Kedua Belas: Wajah Bersinar

Pada hari kiamat, wajahnya bersinar seperti bulan purnama. Simbol kemuliaan dan cahaya keimanan.

Baca Juga:  Niat Sholat Tarawih dan Sholat Witir

 

Malam Ketiga Belas: Selamat dari Keburukan

Malam ke-13 membawa keselamatan dari berbagai keburukan di hari kiamat.

 

Malam Keempat Belas: Tidak Dihisab

Malaikat menjadi saksi atas ibadah Tarawihnya dan Allah tidak menghisabnya kelak. Sebuah gambaran tentang kemudahan di hari perhitungan.

 

Malam Kelima Belas: Didoakan Malaikat

Para malaikat, termasuk malaikat penyangga Arasy, memintakan ampun untuknya.

 

Malam Keenam Belas: Bebas dari Neraka

Pada malam ke-16, Allah mencatat kebebasan dari neraka dan jaminan masuk surga baginya.

Malam Ketujuh Belas: Pahala Para Nabi

Keutamaannya disebut seperti pahala para nabi. Ini kembali menekankan kemuliaan istiqamah.