Polisi memiliki peran sentral dalam menjaga ketertiban, melindungi masyarakat, serta menegakkan hukum. Di Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memiliki sistem kepangkatan yang rapi dan hierarkis. Setiap pangkat menunjukkan jenjang karier, tanggung jawab, serta hak berupa gaji dan tunjangan. Sistem ini diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2016.
Bagi Anda yang ingin mengenal lebih jauh bagaimana jenjang pangkat polisi di Indonesia disusun, berikut penjelasan lengkapnya.
Golongan Pangkat dalam Kepolisian RI
Sistem kepangkatan Polri terdiri dari lima tingkatan utama: Tamtama, Bintara, Perwira Pertama, Perwira Menengah, dan Perwira Tinggi. Masing-masing memiliki struktur dan peran yang berbeda:
1. Tamtama – Level Dasar Operasional
Tamtama merupakan jenjang terendah dalam struktur Polri, bertugas langsung di lapangan dan membantu pelaksanaan tugas teknis.
Bhayangkara Dua (Bharada)
Bhayangkara Satu (Bharatu)
Bhayangkara Kepala (Bharaka)
Ciri tanda pangkat: chevron (garis segitiga bertumpuk) di pundak seragam.
2. Bintara – Penopang Operasional Lapangan
Bintara berperan sebagai penghubung antara tamtama dan perwira. Mereka banyak terlibat dalam pengawasan teknis serta pelayanan langsung kepada masyarakat.
Brigadir Polisi Dua (Bripda)
Brigadir Polisi Satu (Briptu)
Brigadir Polisi (Brigpol)
Brigadir Polisi Kepala (Bripka)
Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda)
Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu)
Ciri tanda pangkat: setrip dan segitiga kecil.
3. Perwira Pertama (Pama) – Komando Level Dasar
Perwira Pertama memegang peran penting dalam kepemimpinan di tingkat bawah seperti Kapolsek atau komandan satuan kecil.
Inspektur Polisi Dua (Ipda)
Inspektur Polisi Satu (Iptu)
Ajun Komisaris Polisi (AKP)
Tanda pangkat: melati emas satu hingga tiga.
4. Perwira Menengah (Pamen) – Manajemen Menengah
Pamen biasanya memimpin satuan di tingkat kabupaten/kota (Polres) atau menjabat posisi strategis di tingkat provinsi.
Komisaris Polisi (Kompol)
Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)
Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol)
Tanda pangkat: dua hingga tiga melati emas.
5. Perwira Tinggi (Pati) – Kepemimpinan Tertinggi di Polri
Perwira Tinggi adalah jajaran pimpinan utama di institusi kepolisian. Pangkat ini biasanya menjabat sebagai Kapolda, Kepala Divisi, hingga Kapolri.
Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) – 1 bintang
Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) – 2 bintang
Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) – 3 bintang
Jenderal Polisi (Jenderal Pol) – 4 bintang, hanya untuk Kapolri
Tanda Kepangkatan Polisi: Simbol yang Membedakan
Tanda pangkat dikenakan di bahu atau kerah seragam dan menjadi identitas visual dari posisi seseorang dalam struktur Polri:
Tamtama: Chevron (garis bersusun)
Bintara: Segitiga kecil dan setrip
Perwira: Melati dan bintang berwarna emas
Struktur kepangkatan dalam Polri tidak hanya sekadar lambang, tetapi juga menunjukkan jenjang kepemimpinan, tanggung jawab, dan peran dalam pelayanan masyarakat. Memahami urutan pangkat polisi membantu kita lebih menghargai kerja dan struktur organisasi kepolisian yang bekerja keras demi keamanan nasional.



