Kesehatan

Menghadapi Asam Urat di Tangan: Mengenal Gejalanya dan Cara Mengelolanya

×

Menghadapi Asam Urat di Tangan: Mengenal Gejalanya dan Cara Mengelolanya

Sebarkan artikel ini
penyebab asam urat

Kita sering kali menggunakan tangan untuk berbagai aktivitas sehari-hari, seperti mengirim pesan teks, memasak, atau mengetik di laptop. Namun, serangan asam urat di tangan bisa membuat hari-hari kita terganggu. Untungnya, ada cara untuk mengobati dan mengelola asam urat dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup tertentu. Mari kita cek tanda-tanda asam urat di tangan dan bagaimana menghadapinya.

Asam urat adalah penyakit radang sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di persendian. Biasanya, asam urat melewati ginjal dan dikeluarkan melalui urin. Namun, jika asam urat tidak terbuang dengan benar, maka kristalnya akan terbentuk di persendian dan menyebabkan nyeri yang intens.

Serangan asam urat pertama kali biasanya terjadi pada sendi jempol kaki, tetapi dapat juga berkembang ke bagian tubuh lain seperti pergelangan kaki, lutut, siku, dan tangan. Durasi serangan asam urat dapat berlangsung selama 3-10 hari. Jika tidak diobati, kondisi ini dapat berkembang menjadi benjolan keras yang ditemukan di bawah kulit, yang disebut “tophi”.

Baca Juga:  Manfaat Luar Biasa Bawang Putih untuk Kesehatan Anda yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Ada beberapa faktor penyebab asam urat di tangan yang perlu diketahui, antara lain:

  1. Genetika: Ada hubungan kuat antara faktor genetik dan asam urat. Beberapa orang cenderung memiliki tingkat asam urat yang lebih tinggi dalam tubuh mereka, yang dapat menyebabkan pembentukan kristal di persendian.
  2. Cedera fisik: Cedera tangan saat beraktivitas atau berolahraga bisa menjadi pemicu serangan asam urat di tangan. Oleh karena itu, perhatikan postur dan hindari cedera fisik pada tangan Anda.
Baca Juga:  Rahasia Kecantikan: Manfaat Luar Biasa Cuka Apel untuk Kulit Wajah

Selain itu, kondisi kesehatan lain seperti penyakit ginjal, obesitas, kolesterol tinggi, penyakit jantung, resistensi insulin, serta penggunaan beberapa obat untuk tekanan darah tinggi juga dapat meningkatkan risiko terkena asam urat.