Cara tersebut membuat jaringan otot pada daging perlahan melunak sehingga hasilnya lebih empuk dan juicy.
Kalau ingin lebih praktis, penggunaan panci presto juga bisa jadi solusi. Tekanan tinggi dalam panci presto membantu mempercepat proses pelunakan daging tanpa harus menunggu terlalu lama.
Sebaliknya, bagian daging yang memang sudah empuk seperti tenderloin atau has dalam sebaiknya tidak dimasak terlalu lama. Jika overcooked, teksturnya justru bisa menjadi keras dan kering.
Potong Daging Sesuai Kebutuhan Masakan
Cara memotong daging juga ikut menentukan hasil masakan. Untuk sate misalnya, daging sebaiknya dipotong kecil dan melawan arah serat agar lebih cepat matang dan tidak alot saat dimakan.
Sementara untuk rendang atau semur, ukuran potongan yang sedikit lebih besar masih cocok karena proses memasaknya cukup lama.
Dengan teknik yang tepat, daging kurban tidak hanya lebih empuk dan lezat, tetapi juga tetap bernutrisi. Jadi, tidak perlu bingung lagi saat mengolah stok daging di rumah selama momen Iduladha.






