Pernah merasa HP mulai lemot, baterai cepat habis, atau update aplikasi terasa berat? Bisa jadi itu tanda usia smartphone kamu sudah tidak muda lagi. Masalahnya, banyak orang lupa kapan pertama kali membeli atau mengaktifkan perangkat yang dipakai setiap hari.
Tenang, kamu bisa mengecek usia HP dengan cukup mudah. Yang dibutuhkan hanya nomor seri atau IMEI perangkat. Cara ini bisa dipakai untuk Android maupun iPhone.
Cara cek usia iPhone
Untuk pengguna iPhone, langkahnya simpel banget:
Buka Pengaturan.
Masuk ke Umum → Mengenai.
Salin Nomor Seri (Serial Number).
Buka browser dan kunjungi situs resmi Apple: Check Coverage di checkcoverage.apple.com .
Masukkan nomor seri dan kode verifikasi.
Nanti akan muncul informasi Valid Purchase Date dan status garansi. Dari situ kamu bisa memperkirakan kapan iPhone pertama kali diaktifkan. Biasanya masa garansi Apple berlaku satu tahun, jadi tinggal hitung mundur dari tanggal garansi berakhir.
Cara cek usia HP Android
Kalau kamu pakai Samsung, ada kode rahasia yang bisa langsung dipakai:
Buka aplikasi Telepon
Ketik
*#12580*369#Cari bagian RF Cal
Tanggal pada bagian RF Cal biasanya menunjukkan waktu produksi perangkat.
Untuk merek lain seperti Xiaomi, Oppo, Vivo, dan Realme, caranya lewat menu pengaturan:
Pengaturan → Tentang Ponsel
Cari informasi garansi, tanggal produksi, atau tanggal aktivasi
Setiap merek punya tampilan menu yang sedikit berbeda, tapi informasinya biasanya ada di bagian tersebut.
Bisa pakai situs pengecek IMEI
Kalau ingin lebih detail, kamu juga bisa memakai situs seperti IMEI.info dengan memasukkan nomor IMEI atau nomor seri. Namun prosesnya kadang lebih lama, jadi cara bawaan dari HP biasanya lebih praktis dan aman.
Nah, sekarang kamu bisa tahu apakah HP yang dipakai baru 1–2 tahun atau ternyata sudah menemani aktivitas lebih dari 5 tahun. Siapa tahu setelah dicek, kamu jadi sadar kalau smartphone kesayanganmu ternyata sudah cukup senior!












