Informasi

Cara Memasak Daging Supaya Empuk dan Tetap Bergizi, Ini Tipsnya

×

Cara Memasak Daging Supaya Empuk dan Tetap Bergizi, Ini Tipsnya

Sebarkan artikel ini
masak daging

Momen Iduladha memang selalu identik dengan stok daging kurban yang melimpah di rumah. Mulai dari sate, rendang, tongseng, sampai gulai, semuanya jadi menu favorit keluarga. Tapi satu masalah yang sering bikin bingung banyak orang adalah tekstur daging yang alot setelah dimasak. Padahal, kalau tahu teknik yang tepat, cara memasak daging supaya empuk sebenarnya tidak terlalu sulit.

Dilansir dari halaman IPB University, dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB, Reisi Nurdiani MSi, membagikan beberapa tips sederhana agar daging kurban bisa lebih empuk tanpa mengurangi kandungan gizinya. Menariknya, cara yang digunakan juga cukup praktis dan mudah diterapkan di rumah.

Menurut Reisi, proses memasak memang bisa memengaruhi kandungan protein pada daging. Saat terkena panas tinggi, sebagian protein mengalami penurunan. Namun di sisi lain, protein tersebut justru menjadi lebih mudah dicerna tubuh karena sudah mengalami proses denaturasi.

Artinya, daging matang tetap memberikan manfaat gizi yang baik bagi tubuh. Bahkan, kandungan zat besi pada daging juga cenderung stabil meski dimasak dalam suhu tertentu.

“Protein pada daging matang memang berubah, tetapi justru lebih mudah diserap tubuh dibanding protein mentah,” jelasnya seperti dilansir dari halaman IPB.

 

Gunakan Bahan Alami untuk Mengempukkan Daging

Salah satu cara memasak daging supaya empuk yang paling populer adalah menggunakan bahan alami. Selain aman, bahan-bahan ini juga mudah ditemukan di dapur rumah.

 

1. Daun Pepaya

Daun pepaya sudah lama dikenal sebagai pengempuk alami daging. Hal ini karena daun pepaya mengandung enzim papain yang mampu memecah serat protein pada daging.

Caranya juga cukup gampang. Ambil daun pepaya setengah tua, lalu remas atau tumbuk hingga agak hancur. Setelah itu balurkan ke seluruh permukaan daging dan diamkan beberapa menit sebelum dimasak.

Meski efektif, jangan terlalu lama mendiamkan daging dengan daun pepaya karena bisa membuat tekstur daging terlalu lembek.

 

2. Nanas

Selain daun pepaya, nanas juga sering dipakai untuk membuat daging lebih empuk. Buah ini mengandung enzim bromelin yang bekerja hampir sama seperti papain.

Nanas bisa diparut atau diblender halus, lalu dioleskan ke permukaan daging. Selain membantu melunakkan serat daging, nanas juga memberikan aroma segar pada masakan.

Namun sama seperti daun pepaya, penggunaan nanas juga tidak boleh berlebihan agar tekstur daging tidak hancur saat dimasak.

 

3. Jahe dan Kiwi

Beberapa orang juga memanfaatkan jahe atau kiwi sebagai alternatif pengempuk alami. Jahe membantu mengurangi aroma prengus pada daging, sementara kiwi memiliki enzim alami yang efektif melembutkan tekstur daging merah.

 

Teknik Memasak Juga Berpengaruh

Selain bahan pengempuk alami, teknik memasak ternyata punya pengaruh besar terhadap hasil akhir daging.

Untuk bagian daging yang berserat kasar seperti paha atau betis, metode slow cooking sangat disarankan. Teknik ini dilakukan dengan memasak daging menggunakan api kecil dalam waktu lebih lama.