Tanggal 20 Mei memperingati hari apa? Pertanyaan ini cukup sering muncul setiap memasuki pertengahan bulan Mei. Bukan tanpa alasan, sebab tanggal 20 Mei menjadi salah satu momen penting yang memiliki nilai sejarah besar, baik di Indonesia maupun dunia internasional.
Pada tahun 2026, tanggal 20 Mei jatuh pada hari Rabu. Di Indonesia, tanggal ini diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas. Selain itu, ada juga peringatan Hari Kemerdekaan Timor Leste dan Hari Lebah Sedunia yang sama-sama diperingati setiap 20 Mei.
Hari Kebangkitan Nasional
Bagi masyarakat Indonesia, tanggal 20 Mei identik dengan Hari Kebangkitan Nasional. Peringatan ini menjadi pengingat lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.
Boedi Oetomo dikenal sebagai organisasi modern pertama yang menjadi pelopor tumbuhnya semangat nasionalisme di Indonesia. Organisasi ini didirikan oleh para pelajar STOVIA atau School tot Opleiding van Inlandsche Artsen, sekolah kedokteran khusus pribumi pada masa kolonial Belanda.
Sejumlah tokoh seperti dr. Cipto Mangunkusumo, Gunawan, Suraji, hingga R.T. Ario Tirtokusumo ikut berperan dalam perkembangan organisasi tersebut.
Awalnya, Boedi Oetomo bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan kebudayaan. Namun dari sana mulai tumbuh kesadaran bahwa bangsa Indonesia harus maju dan mampu berdiri sendiri.
Karena itulah, tanggal 20 Mei kemudian ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Momen ini juga menjadi simbol bangkitnya rasa persatuan dan perjuangan melawan penjajahan.
Hari Kemerdekaan Timor Leste
Tak hanya Indonesia, tanggal 20 Mei juga menjadi hari bersejarah bagi Timor Leste atau dulu dikenal sebagai Timor Timur.
Negara tersebut resmi merdeka pada 20 Mei 2002 setelah melalui perjalanan panjang dan penuh konflik. Kemerdekaan Timor Leste bermula dari referendum tahun 1999 yang menunjukkan mayoritas masyarakat memilih lepas dari Indonesia.
Hasil referendum saat itu memperlihatkan sekitar 78,5 persen warga mendukung kemerdekaan.
Setelah proses panjang yang melibatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB, Timor Leste akhirnya diakui sebagai negara merdeka. Xanana Gusmao kemudian terpilih menjadi presiden pertama negara tersebut.






