Setiap tanggal 18 Oktober, dunia punya segudang alasan untuk berhenti sejenak dan refleksi diri. Bukan cuma sekadar tanggal di kalender, tapi momen ini diisi dengan berbagai peringatan yang sarat makna, mulai dari kesehatan perempuan, dunia literasi, sampai isu kemanusiaan yang penting dibicarakan.
Kalau kamu pernah bertanya-tanya, “18 Oktober memperingati hari apa sih?”, jawabannya ternyata cukup banyak! Mulai dari Hari Menopause Sedunia, Hari Perpustakaan Sekolah Internasional, hingga Hari Angkat Bicara untuk Korban Pelecehan Seksual. Semuanya punya pesan penting: peduli, sadar, dan berani bersuara.
Yuk, kita bahas satu per satu perayaan penting yang jatuh pada 18 Oktober ini!
1. Hari Menopause Sedunia
Peringatan Hari Menopause Sedunia (World Menopause Day) ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) sejak tahun 1984. Tujuannya jelas, meningkatkan kesadaran publik soal menopause, fase alami yang dialami semua perempuan di usia 45–55 tahun.
Menopause bukan sekadar berhentinya siklus menstruasi, tapi juga membawa perubahan besar pada tubuh dan emosi. Gejalanya bisa berupa keringat malam, gangguan tidur, perubahan mood, bahkan depresi ringan. Karena itu, momen ini jadi pengingat penting agar perempuan lebih memahami tubuhnya dan tetap menjaga kesehatannya secara holistik.
Di era sekarang, membicarakan menopause bukan lagi hal tabu. Justru, semakin banyak perempuan yang terbuka soal pengalaman mereka dan mencari dukungan dari komunitas, keluarga, atau tenaga medis. Jadi, peringatan 18 Oktober ini mengajak semua pihak, baik perempuan maupun laki-laki, untuk lebih empatik dan suportif.
2. Hari Perpustakaan Sekolah Internasional
Masih di tanggal yang sama, 18 Oktober juga dirayakan sebagai Hari Perpustakaan Sekolah Internasional (International School Library Day). Perayaan ini pertama kali dicetuskan oleh Dr. Blanche Woolls, Presiden International Association of School Librarianship (IASL), pada tahun 1999.
Tujuan utamanya? Mengingatkan dunia akan pentingnya peran perpustakaan sekolah dan para pustakawan dalam membangun budaya literasi. Bayangkan saja, di tengah derasnya arus digital, pustakawan tetap menjadi penjaga pengetahuan dan pembimbing siswa untuk berpikir kritis.
Sejak 2008, peringatan ini bahkan berkembang menjadi Bulan Perpustakaan Sekolah Internasional (ISLM) agar lebih banyak sekolah ikut berpartisipasi. Biasanya, sekolah-sekolah di seluruh dunia mengadakan lomba membaca, donasi buku, hingga kegiatan bertema literasi.
Kalau kamu punya guru pustakawan di sekolah, hari ini bisa jadi waktu yang pas buat bilang terima kasih atas dedikasi mereka menjaga semangat belajar generasi muda.
3. Health Care Aide Day
Selain itu, tanggal 18 Oktober juga dikenal sebagai Health Care Aide Day, yang diperingati pertama kali di Manitoba, Kanada. Hari ini ditujukan untuk memberi penghormatan pada para tenaga kesehatan, terutama mereka yang membantu pasien dalam kegiatan sehari-hari seperti mandi, makan, dan berpakaian.
Pekerjaan mereka mungkin terlihat sederhana, tapi kontribusinya luar biasa. Tanpa health care aide, banyak pasien lanjut usia atau penyandang disabilitas akan kesulitan menjaga kualitas hidup.






