Kesehatan

Mengatasi Kekurangan Tidur dengan 5 Asupan Penambah Energi yang Tepat

×

Mengatasi Kekurangan Tidur dengan 5 Asupan Penambah Energi yang Tepat

Sebarkan artikel ini
insomnia

Ketika mengalami kurang tidur, tubuh akan terasa lemas dan sulit berkonsentrasi. Untuk membantu memberikan energi hingga waktu istirahat berikutnya, terdapat beberapa asupan yang dapat dipertimbangkan.

Menjaga kualitas tidur malam yang baik dengan durasi yang optimal sangat penting untuk kesehatan. Namun, bagi mereka yang mengalami kesulitan tidur atau insomnia, terdapat beberapa asupan yang dapat memberikan energi tambahan sepanjang hari. Namun, penting untuk tetap memperbaiki kualitas tidur secara keseluruhan.

Berikut ini adalah 5 asupan penambah energi yang cocok untuk orang yang kurang tidur menurut saran dari EatingWell:

Baca Juga:  10 Alasan Mengapa Anda Harus Memanfaatkan Daun Kelor untuk Menjaga Kesehatan

1. Air Mineral

Air mineral merupakan minuman yang esensial bagi tubuh dalam kondisi apapun. Saat tubuh kelelahan akibat kurang tidur, kecenderungan mengalami dehidrasi meningkat. Mengonsumsi air mineral dapat menggantikan cadangan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi. Membawa botol air minum dapat membantu menjaga energi dan fokus tubuh meskipun kurang tidur.

2. Kopi dan Teh

Kafein dalam kopi dan teh dapat membantu meningkatkan kewaspadaan tubuh, terutama saat kurang tidur. Meskipun efeknya tidak bertahan lama, konsumsi teh atau kopi dengan bijak dapat memberikan dorongan energi sementara. Selain itu, keduanya memiliki manfaat kesehatan yang baik untuk jantung, otak, dan diabetes.

Baca Juga:  Makanan untuk Kesehatan Arteri dan Jantung Supaya Terbebas dari Penyumbatan

3. Kacang dan Biji-bijian

Sebagai pengganti camilan tinggi kalori, kacang-kacangan dan biji-bijian bisa menjadi pilihan yang tepat saat tubuh kurang tidur membutuhkan nutrisi penting. Kacang dan biji-bijian mengandung lemak sehat, protein, dan serat yang membantu menenangkan rasa lapar. Contoh kacang dan biji-bijian yang direkomendasikan adalah walnut, chia seeds, dan flaxseeds yang kaya akan asam lemak omega 3.