Otomotif

Jangan Asal Ikut Tren Modifikasi Ban, Ban Besar di Motor Ternyata Punya Banyak Risiko

×

Jangan Asal Ikut Tren Modifikasi Ban, Ban Besar di Motor Ternyata Punya Banyak Risiko

Sebarkan artikel ini
naik motor

Tren modifikasi ban masih jadi salah satu gaya favorit para pengguna motor. Banyak pengendara memilih ban berukuran lebih besar karena dianggap bikin tampilan motor terlihat lebih gagah, sporty, dan berisi. Namun di balik tampilan yang lebih keren, ada sejumlah risiko teknis yang sering luput diperhatikan.

Padahal, ban bukan sekadar pelengkap tampilan. Komponen ini punya peran penting dalam menjaga kestabilan motor, membantu pengereman, hingga memastikan daya cengkeram tetap maksimal saat melaju di jalan.

Karena itu, modifikasi ban sebaiknya tidak dilakukan sembarangan. Jika ukurannya terlalu jauh dari standar pabrikan, efeknya bisa memengaruhi kenyamanan hingga keselamatan berkendara.

Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi, mengingatkan bahwa setiap motor sudah dirancang dengan spesifikasi tertentu. Mulai dari ukuran velg, suspensi, hingga dimensi ban telah dihitung agar performa kendaraan tetap seimbang.

“Penggunaan ukuran ban sesuai standar pabrikan tetap menjadi pilihan terbaik karena seluruh komponen kendaraan sudah disesuaikan untuk mendukung performa dan keselamatan,” ujarnya.

Meski penggunaan ban besar tidak sepenuhnya dilarang, ada beberapa dampak yang wajib dipahami sebelum melakukan modifikasi.

 

Tarikan Motor Jadi Lebih Berat

Salah satu efek paling terasa dari modifikasi ban besar adalah tarikan motor yang berubah lebih berat. Hal ini terjadi karena permukaan ban yang lebih lebar membuat gaya gesek dengan aspal meningkat.

Akibatnya, mesin harus bekerja lebih keras untuk menggerakkan motor. Pengendara biasanya akan merasakan akselerasi menjadi lebih lambat dibanding saat menggunakan ukuran ban standar.

 

Bikin BBM Lebih Boros

Ketika mesin bekerja lebih berat, konsumsi bahan bakar otomatis ikut meningkat. Motor membutuhkan tenaga tambahan untuk memutar ban yang ukurannya lebih besar dan bobotnya lebih berat.

Karena itu, penggunaan ban besar sering membuat efisiensi BBM menurun, terutama jika motor digunakan untuk aktivitas harian di jalan perkotaan.