Banyak orang bertanya, 15 Februari memperingati hari apa? Tanggal ini memang bukan hari libur nasional di Indonesia, tetapi di tingkat internasional ada sejumlah momen penting yang diperingati setiap 15 Februari. Isunya beragam, mulai dari kesehatan anak, kelainan genetik langka, perayaan bagi kaum lajang, hingga kampanye pelestarian satwa liar.
Menariknya, 15 Februari datang tepat sehari setelah Valentine. Jadi, suasananya masih hangat soal cinta. Bedanya, kali ini fokusnya lebih luas: kepedulian, solidaritas, dan kesadaran bersama. Berikut daftar peringatan yang jatuh setiap 15 Februari.
1. Hari Kanker Anak Internasional
Salah satu jawaban utama dari pertanyaan 15 Februari memperingati hari apa adalah Hari Kanker Anak Internasional atau International Childhood Cancer Day.
Peringatan ini digelar setiap tahun untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker pada anak serta pentingnya akses pengobatan yang layak. Kampanye ini pertama kali dicetuskan oleh Childhood Cancer International pada 2002.
Tujuan utamanya jelas: memastikan setiap anak yang didiagnosis kanker mendapatkan perawatan terbaik, tanpa terkendala akses dan biaya. Menurut data World Health Organization, ratusan ribu anak di bawah usia 20 tahun didiagnosis kanker setiap tahunnya. Jenis yang paling umum antara lain leukemia, tumor otak, dan limfoma.
Lewat peringatan ini, masyarakat diajak lebih peduli terhadap deteksi dini dan dukungan psikologis bagi pasien serta keluarganya. Pemerintah dan lembaga kesehatan juga didorong meningkatkan fasilitas onkologi anak. Intinya, 15 Februari menjadi simbol harapan bagi anak-anak pejuang kanker di seluruh dunia.
2. Hari Angelman Internasional
Selain isu kanker anak, 15 Februari juga diperingati sebagai Hari Angelman Internasional. Hari ini didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran tentang sindrom Angelman, kelainan genetik langka yang memengaruhi sistem saraf.
Sindrom ini pertama kali diidentifikasi oleh dokter anak asal Inggris, Harry Angelman, pada 1956. Anak dengan sindrom Angelman biasanya mengalami keterlambatan perkembangan, gangguan keseimbangan, kesulitan berbicara, serta ciri khas ekspresi ceria yang sering disalahartikan.






