3. Hari Kenaikan Balon
Bagi penggemar sejarah penerbangan, 9 Januari memperingati Hari Kenaikan Balon. Hari ini merujuk pada peristiwa bersejarah tahun 1793, ketika Jean-Paul Blanchard berhasil menerbangkan balon udara untuk pertama kalinya di Amerika Serikat.
Penerbangan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden pertama AS, George Washington. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah aeronautika dan membuka jalan bagi perkembangan teknologi penerbangan di masa depan.
Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap dunia penerbangan sekaligus mengingatkan bahwa inovasi besar sering berawal dari eksperimen sederhana.
4. Hari Listrik Statis
Tak hanya sejarah dan seni, 9 Januari juga berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Tanggal ini diperingati sebagai Hari Listrik Statis, mengingatkan kita pada fenomena alam yang pertama kali diamati oleh filsuf Yunani kuno, Thales of Miletus.
Thales menemukan bahwa batu ambar yang digosok dengan kain wol dapat menarik benda ringan seperti bulu. Penemuan sederhana ini kemudian berkembang menjadi kajian ilmiah serius sejak abad ke-18 dan berkontribusi pada lahirnya berbagai teknologi modern.
Hari Listrik Statis menjadi pengingat bahwa rasa ingin tahu manusia adalah fondasi utama kemajuan sains.
Makna 9 Januari dalam Kehidupan Modern
Melihat beragam peringatan tersebut, jelas bahwa 9 Januari memperingati hari apa bukan sekadar satu jawaban. Tanggal ini mencerminkan perjuangan, kreativitas, keberanian bereksperimen, dan kemajuan ilmu pengetahuan.
Meski tidak dirayakan secara besar-besaran di Indonesia, tidak ada salahnya menjadikan 9 Januari sebagai momen refleksi. Mengenang sejarah dunia membantu kita memahami bahwa kemajuan hari ini lahir dari proses panjang di masa lalu.
Jadi, saat kalender menunjukkan tanggal 9 Januari, Anda sudah tahu bahwa hari ini bukan hari biasa.












