Informasi

18 November Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Perayaan Pentingnya

×

18 November Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Perayaan Pentingnya

Sebarkan artikel ini
18 november memperingati hari apa

Setiap tanggal 18 November, ada beberapa momen penting yang diperingati di berbagai negara. Banyak orang penasaran, 18 November memperingati hari apa sebenarnya? Ternyata ada empat perayaan utama yang cukup bersejarah, mulai dari Milad Muhammadiyah, Hari Sawit Nasional, Hari Kemerdekaan Latvia, sampai Hari Pengusaha Nasional di Amerika Serikat.

Kalau kamu ingin tahu sejarah dan alasan kenapa tanggal ini jadi spesial. Mari kita bahas satu per satu peringatannya.

 

1. Milad Muhammadiyah

Di Indonesia, tanggal 18 November dikenal sebagai Hari Jadi atau Milad Muhammadiyah. Organisasi Islam besar ini berdiri pada 18 November 1912, bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1330 H. Tempat lahirnya berada di Kauman, Yogyakarta, di bawah gagasan cemerlang KH Ahmad Dahlan.

Baca Juga:  2 Desember Diperingati Hari Apa? Ini 4 Momen Penting yang Dirayakan di Seluruh Dunia

Awalnya, KH Ahmad Dahlan mendirikan sebuah Sekolah Rakyat bernama Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah. Menariknya, sekolah ini berdiri tanpa bantuan dana siapa pun. Semua biaya berasal dari harta pribadi sang pendiri. Impiannya sederhana tapi kuat, yaitu menghadirkan pendidikan Islam modern yang bisa bertahan di tengah perkembangan zaman.

Dorongan untuk mendirikan organisasi baru mulai muncul ketika Ahmad Dahlan berdiskusi dengan para santri dan murid Kweek School Jetis. Mereka berharap ada wadah yang bisa menjaga keberlangsungan pendidikan modern tersebut. Dari sinilah muncul ide untuk membentuk organisasi yang kemudian diberi nama Muhammadiyah, dengan harapan anggotanya dapat meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga:  Suzuki Satria Pro dan F150 Terbaru Resmi Meluncur di Indonesia, Harganya Rp 30 Jutaan!

Walaupun banyak anak muda yang ikut mendorong berdirinya organisasi ini, aturan pemerintah Hindia-Belanda saat itu hanya mengizinkan nama pendiri yang sudah cukup usia untuk dicantumkan. Setelah proses panjang, Muhammadiyah akhirnya diakui sebagai badan hukum pada 22 Agustus 1914 lewat Besluit No. 81.

Pada awal berdiri, ruang gerak organisasi sempat dibatasi. Namun pada tahun 1917, saat Kongres Boedi Oetomo digelar di rumah Ahmad Dahlan, ia menyampaikan ide bahwa Muhammadiyah harus berkembang ke seluruh Nusantara. Sejak itu, cabang-cabang Muhammadiyah bermunculan di berbagai daerah dan Miladnya diperingati setiap 18 November.